Breaking News
Loading...
Kamis, 30 April 2015

Info Post
Tujuan dari pompa kalor adalah mengatur temperatur dalam gedung atau bentuk lainnya lebih tinggi dari temperatur lingkungan atau memberikan perpindahan kalor untuk proses industri tertentu pada temperatur yang lebih tinggi. Pompa kalor mempunyai kemiripan dengan sistem refrigerasi. Pompa kalor kompresi uap cocok digunakan untuk pemanasan ruang. Pompa kalor absorpsi banyak digunakan pada industri.
Siklus Pompa Kalor Carnot 
Gambar 1 adalah skematik pompa kalor hanya dengan merubah sudut pandang dimana yang diperhatikan adalah bagaimana membuang panas, Qout, ke daerah panas. Kalor yang dilepaskan adalah jumlah energi yang disuplai ke fluida kerja ditambah dengankerja input bersih siklus yaitu:

Koefisien performansi dirumuskan sebagai:

Persamaan diatas adalah koefisien performansi teoritis maksimum untuk pompa kalor yang beroperasi antara temperatur TC dan TH. Pompa kalor sebenarnya mempunyai harga koefisien performansi lebih kecil dari koefisien performansi teoritis maksimum tersebut.  

0 komentar:

Posting Komentar