Breaking News
Loading...
Kamis, 30 April 2015

Info Post
Dalam teori temlod1namika, siklus Brayton atau siklus Joule adalah siklus dengan proses tekanan konstan dan isentropik. Siklus ini banyak digunakan pada gas ~urbin aliran tunak dan sesuai untuk pembangkit tenaga listrik menggunakan reaktor gas temperatur tinggi. Efisiensi siklus dapat dinaikkan dengan menambah peralatan regenerator atau recuperator clan intermediate cooler. Secara garis besar siklus Brayton ditunjukkan dalam diagram proses clan diagram termodinamika pada Gambar 1, dengan keterangan sebagai berikut./2/ Dalam kompresor, gas mengalami kompresi isentropis secara tidak ideal dari T I menuju T 2. Karena proses berlangsung secara tidak ideal, maka temperatur akhir bukan T2 tetapi T2'.

 Keterangan:
1 = Kompresor
2=Turbin
3 = Regenerator
4 = Reaktor
T 1 = temperatur masuk kompresor
T 3 = temperatur gas keluar reaktor
T 2 = temperatur keluar dari kompresor (ideal)
T 4 = temperatur keluar turbin (ideal)
T2'= temperatur keluar kompresor
T 2" = temperatur keluar regenerator
T 4 '= temperatur keluar turbin
T4" = temperatur keluar regenerator.

Selanjutnya gas dipanaskan oleh regenerator dari T2' menuju Ti' oleh gas balik dari turbin. Selama melewati reaktor, gas dipanasi dari T 2" menuju T 3 clan selanjutnya berekspansi pada turbin. Pada akhir ekspansi, temperatur gas sebesar T 4 hila ekspansi berlangsung isentropik. Tetapi karena ekspansi berlangsung tidak ideal, temperatur gas akan menuju T4'. Selanjutnya setelah gas dilewatkan regenerator, temperatur turun menjadi T4" clan oleh pendingin gas dibawa menuju TI.

1 komentar: